KOLEKSI BUKU

Halaman

Rabu, 13 Januari 2021

KUIS (EVALUASI KEGIATAN USAHA)


Waktu Pengerjaan: 30:00 menit!

Evaluasi Hasil Usaha


1. Evaluasi Hasil Usaha

Evaluasi usaha adalah suatu aktivitas untuk melakukan analisis kinerja suatu usaha bisnis. Evaluasi usaha prinsip dasar utamanya adalah membandingkan rencana usaha yang telah dibuat sebelum kegiatan dimulai dengan apa yang telah dicapai pada akhir masa produksi. 

Suatu usaha dikatakan berhasil apabila dapat memenuhi kewajiban membayar bunga modal, alat-alat luar yang digunakan, upah tenaga kerja luar serta sarana produksi yang lain dan termasuk kewajiban pada pihak ketiga. 

Evaluasi usaha harus dilakukan terus menerus dan berkesinambungan. Evaluasi berangkat dari kegiatan monitoring setiap proses dalam usaha yang dijalankan, dari hasil monitoring dapat dibuat analisis kemajuan, kemunduran dan pencapaian apa yang sudah dilaksanakan. Evaluasi dan monitoring bagi seorang enterpreneur sekaligus menjadi sarana belajar dan proses mengupgrade diri. Dalam proses ini bisa jadi ditemukan hal-hal baru dan strategi baru mencapai sukses bisnis.

Tujuan evaluasi usaha adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan pelaksanaan sebuah usaha, apakah usaha tersebut berjalan sesuai rencana dan akan memberikan hasil seperti yang diharapkan. 

Anak-anak, sekarang kalian telah paham kan dengan apa yang dimaksud dengan evaluasi usaha beserta manfaatnya bagi sebuah usaha. Nah, kita akan belajar lebih dalam lagi pada penjelasan berikut ini, simak terus ya anak-anak.

2. Permasalahan Usaha dan Solusinya


Anak-anak, dalam menjalankan sebuah bisnis, pasti kita akan dihadapkan dengan berbagai masalah. Banyak pengusaha yang bertahan dan menghadapi masalah tersebut, ada juga yang memutuskan untuk berhenti atau beralih ke bisnis lainnya. Pengusaha yang bertahan dan mencoba mencari solusi biasanya akan meraih kesuksesan di depan. Lalu apa saja masalah bisnis yang biasanya datang menghampiri pengusaha dan bagaimana solusi terbaik untuk mengatasinya? Yuk kita belajar bersama agar kelak kalian menjadi seorang pengusaha atau wirausahawan yang tangguh dalam menghadapi berbagai macam masalah.

a. Waktu

Waktu adalah salah satu masalah yang paling sering dihadapi pengusaha. Banyak pengusaha yang tidak bisa membagi waktunya dengan baik sehingga menyebabkan masalah bisnis lainnya seperti telat meeting yang bisa menyebabkan kehilangan klien, atau jatuh sakit karena terlalu banyak memikirkan pekerjaan. Untuk itu, seorang pengusaha harus mulai menerapkan manajemen waktu yang baik dengan mencoba membuat jadwal harian agar semua rencana pada hari itu dapat berjalan dengan baik. 

b. Kurang Percaya Diri

Banyak pengusaha yang kurang percaya diri untuk mengakui bahwa ia memiliki sebuah bisnis. Hal ini biasanya terjadi ketika kita baru memulai bisnis karena kurang percaya diri inilah pengusaha jadi tidak mudah dikenal oleh orang lain. Padahal dengan percaya diri yang tinggi, kalian secara tidak langsung dapat melakukan branding terhadap diri sendiri sebagai pengusaha yang menjual produk atau jasa tertentu sehingga produk yang dijual lebih mudah dikenali orang lain. Lalu bagaimana dengan kalian?, apakah kalian termasuk orang yang kurang percaya diri, atau orang dengan rasa percaya diri yang tinggi?.

c. Tidak Ada Dukungan Keluarga

Beberapa orang masih berpikir berbisnis itu bisa memberikan kerugian besar. Hal inilah yang membuat banyak keluarga tidak mendukung anggota keluarganya memulai bisnis. Padahal, dukungan keluargalah yang dapat mendorong menjalankan sebuah bisnis. Fokus dalam mengelola bisnis dengan baik membuat keluarga akan melihat bahwa kalian serius dalam menjalankan bisnis.

d. Pindah Bidang bisnis

Ada beberapa pengusaha yang mudah menyerah ketika mendapati bisnisnya sepi dan tidak berkembang. Misalnya kalian menjual sepatu dan sepi pesanan, lalu pindah ke bisnis furniture/mebel tapi ternyata tidak berkembang, kemudian kalian pindah lagi ke bisnis lainnya. Hal inilah yang sebenarnya membuat bisnis kalian tidak berkembang. Jika bisnis yang kalian miliki sepi dan tidak berkembang, yang harus kalian lakukan adalah fokus dan pikirkan strategi baru untuk mengembangkan bisnis

e. Perang Harga

Dalam dunia usaha dan bisnis, banyak pesaing usaha yang berani memberikan harga lebih murah, sehingga membuat kita juga ingin menurunkan harga jual. Padahal dengan menurunkan harga, otomatis margin keuntungan yang didapat menjadi kecil. Jadi untuk keluar dari masalah ini, jangan pernah menurunkan harga, tapi cobalah memberikan harga yang cocok sesuai dengan kualitas barang kita. Berikan pelayanan yang terbaik yang dapat membuat pelanggan menjadi puas. Mengapa begitu? Karena tidak semua konsumen menginginkan harga yang murah, tapi ada juga konsumen yang mencari produk atau barang dengan kualitas bagus dan bisa memberikan kenyamanan dalam berbelanja. Jadi berlatihlah menjadi usahawan yang dapat memberikan pelayanan terbaik buat pelanggan.

f. Manajemen Keuangan yang Buruk

Keuangan adalah salah satu hal penting yang harus dikelola dengan bijak untuk kelangsungan perusahaan. Jika keuangan tidak dikelola dengan baik, pendapatan dan pengeluaran tidak akan terkontrol, sehingga bisa menyebabkan kebangkrutan. Dengan manajemen keuangan yang baik, dapat dengan mudah membuat perencanaan, memonitor dan mengontrol keuangan, hingga mengatur modal kerja. Untuk menerapkan manajemen keuangan yang baik, kalian membutuhkan laporan keuangan yang tepat. Oleh karena itu, kalian membutuhkan sistem akuntansi yang handal dalam menjalankan usaha/bisnis kalian.

Sumber Pustaka

Mila Sughesty, Marta, 2020. " Modul Pembelajaran SMA Prakarya dan Kewirausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK Kelas 10". Jakarta : Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.        


Selasa, 12 Januari 2021

BANGUN BRAND-MU SENDIRI #1

Tahukah kalian bahwa seorang Copywriter dan Creative Director bernama Gary Dahl pada tahun 1975 berhasil menjual hewan peliharaan berbentuk sebuah batu dengan nama “Pet Rock” dan berhasil mendapatkan keuntungan hingga 15 juta US Dollar?, atau pernahkah kalian berpikir bahwa transportasi menjadi begitu mudah sejak kehadiran aplikasi Gojek?. Segala sesuatu menjadi mungkin dan terwujud tentunya melalui berbagai proses, salah satunya penemuan ide, lalu bagaimana orang-orang seperti Gray Dahl dan Bapak Nadiem Makarim dapat menemukan sebuah ide yang hebat?.

Ide dalam definisinya menurut berbagai sumber merupakan sebuah pemikiran atau saran yang memungkinkan untuk diwujudkan/dilakukan. Sejarah menuturkan hampir setiap penemuan ide besar didapat dari sesuatu kondisi yang berada disekitar penemu tersebut, pertanyaan yang sering muncul apakah ide harus menunggu sebuah momen untuk ditemukan?ataukah ide dapat ditemukan dan dibangun tanpa membutuhkan momem tertentu?. Pada kenyataannya ide selalu ada disekitar kita namun maukah dan mampukah kita menemukannya dalam setiap kondisi ketika kita membutuhkannya?. 

Dalam buku Creative Confidence: Unleashing the Creative Potential Within Us All, David Kelley seorang pendiri perusahaan desain dan inovasi global IDEO mengatakan “Belief in your creative capacity lies at the heart of innovation.” ― David Kelley, dengan kata lain Kelley mengatakan bahwa sebelum menemukan ide, kita harus percaya sepenuhnya pada sisi kreatif kita sehingga dapat menjadi kekuatan utama dalam berinovasi. Sisi kreatif kita harus dirangsang dan dibangunkan agar dapat peka terhadap kondisi sekitar, bahkan kadang ide dan kreatifitas dapat muncul dalam situasi yang terbatas. Wahyu Aditya (dalam Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati, 2013:125) “..memanipulasi keterbatasan. Selain dipacu untuk kreatif, kita juga disadarkan tentang efisiensi dan berkreasi seoptimal mungkin”. Hal ini menjelaskan bahwa kreatifitas itu dapat muncul dalam kondisi nyaman, terbatas, atau keduanya. Pada intinya otak manusia harus selalu dipaksa dan dirangsang untuk selalu berpikir untuk dapat menjadi kreatif, otak yang selalu bekerja akan senantiasa memberikan hasil yang positif dan bahkan menghasilkan sesuatu yang tidak terduga sebelumnya. 


Proses berpikir kreatif tidak didapat dari genetikal semata, walaupun sebagian manusia dianugerahi otak yang dapat berpikir secara kreatif sejak lahir. Berpikir kreatif dapat kita latih dan lakukan melalui beberapa teknik yang dapat membantu kita untuk melakukannya, sehingga kita dapat menemukan Ide-ide segar dan kreatif dalam membangun usaha kita. Mark Zuckenberg (Pencipta Facebook), Jack Dorsey (Pencipta Twitter), Kevin Systrom (Pencipta Instagram), Walt Disney (Pendiri Disney) semuanya tidak mendapatkan kesuksesan secara langsung, tetapi melalui berbagai hal kegagalan, ejekan, cibiran dan diliputi rasa frustrasi. Kalian dan mungkin kebanyakan orang berpikir mereka semua mendapatkan ide yang begitu hebat dengan hanya membutuhkan beberapa waktu, padahal mereka juga melalui tahap-tahap percobaan yang kadang menemui kegagalan. 

Facebook memulai usaha dengan cara membandingkan daya tarik teman sekelas melalui profile yang mereka tuliskan sendiri layaknya sebuah buku harian. Instagram dimulai dengan aplikasi "Burbn", aplikasi yang memungkinkan kita untuk "check-in" lokasi dan membuat rencana, namun karena facebook membuat aplikasi serupa seperti Foursquare maka mereka menciptakan hal yang berbeda yaitu Instagram. 

Twitter dimulai sebagai situs web untuk mendaftar dan menemukan podcast, dan Walt Disney harus melalui 300 lebih konsep taman bermain yang sekarang menjadi arena hiburan keluarga bernama Disneyland. 

Beberapa gagasan tersebut awalnya memang terkesan kurang brilian, namun orangorang tersebut berhasil meurbah itu semua menjadi sesuatu yang brilian. Ide Usaha bukanlah sebuah karya seni, mereka semua hanya mencoba tidak membatasi diri mereka dan selalu mencoba pengalaman baru untuk mendapatkan wawasan yang kreatif. Siapapun dapat membangun dan meningkatkan ide Usaha, berhentilah terintimidasi oleh pernyataan bahwa sebuah ide Usaha harus dari sesuatu yang hebat, namun mulailah menjalani proses memunculkan ide-ide Usaha. Pelajari dengan seksama, kuasai bidangnya, dan taklukkan keterbatasan itu. Pelajari ilmu dan teknik dalam menciptakan ide Usaha yang hebat dalam modul ini.

Sumber Pustaka
Lardiatama, Trada, 2020. " Modul Pembelajaran SMA Prakarya dan Kewirausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK Kelas 11". Jakarta : Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.

Pengertian Pasar Global.



Untuk dapat berkecimpung di dalam pasar global maka kalian harus paham mengenai pasar global tersebut, karena dengan adanya pasar global maka pemasaran menjadi bebas, Pasar bebas merupakan salah satu bentuk pasar yang dimana segala bentuk kebijakan baik harga atau yang lainnya tidak ada patokan atau paksaan dari pihak lain atau pemerintah. sesuai dengan namanya bebas, jadi semua pihak memiliki kebebasan dalam beraktivitas maupun menetapkan sebuah kebijkan dan yang lainnya. oleh karena itu pasar global dapat diartikan sebagai pasar internasional. 

Adapun tujuan utama pemasaran global adalah :

 1. Meningkatkan potensi laba perusahaan. 

 2. Dalam teori ekonomi mikro, laba atau keuntungan, adalah kompensasi atau resiko yang ditanggung oleh perusahaan. Makin besar resiko yang ditanggung oleh suatu perusahaan maka semakin banyak pula laba yang diperoleh. Menurut Dominick Salvatore, keuntungan merupakan penerimaan total dikurangi biaya total. 

3. Meningkatkan pertumbuhan/ekspansi. 

Tujuan meningkatkan pertumbuhan ekspansi sangat berpengaruh pada perusahan antara lain: 

1. Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan yang cepat, baik ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi usaha dapat melakukan merger maupun akuisisi. Perusahaan tidak memiliki risiko adanya produk baru. 

2. Menjaga kelangsungan hidup perusahaan dari ancaman pesaing potensial yang berasal dari berbagai dunia. 

Ada beberapa manfaat yang didapatkan perusahaan dalam pemasaran global: 

1. Penghematan biaya produksi 

2. Merupakan keleluasaan pemidahan produksi ke negara lain. 

3. Tingkat kualitas produk semakin baik dan tinggi 

4. Meningkatkan kualitas produksi sehingga terciptanya jumlah konsumen 

5. Konsumen semankin meningkat 

6. Ketersediaan kebutuhan konsumen secara global meningkat 

7. Peningkatan teknik pemasaran dalam menghadapi kompetitor 8. Semakin besar pangsa pasar, maka semakin besar pula pesaing


Ciri –ciri perusahaan global, yaitu : 

1. Memiliki wilayah pemasaran yang lebih luas. 

2. Menggunakan dasar strategi pemasaran dan fungsi-fungsi manajemen pemasaran yang lebih kompleks. 

3. Menggunakan standarisasi global untuk produk-produk yang dihasilkan. 

4. Fokus pada sumber daya (manusia, uang dan asset fisik).


Syarat wirausaha dapat bersaing di Pasar Global sebagai berikut : 

1. Quality. Penilaian terhadap produk yang bebas dari kesalahan produksi dan sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh Pelanggan (customer). Oleh karena itu organisasi/ perusahaan perlu mengenal konsumen atau pelanggannya dan mengetahui kebutuhan dan keinginannya. 

2. Cost. Biaya-biaya yang timbul dalam penanganan masalah kualitas (Mutu), baik dalam rangka meningkatkan Kualitas maupun biaya yang timbul akibat Kualitas yang buruk (Cost of Poor Quality). 

3. Delivery. Ketepatan waktu dalam pengiriman hasil produksi kita. Di Zaman sekarang, kecepatan dalam pengiriman dapat menentukan keberhasilan suatu produk. Kesabaran tunggu pelanggan sangat terbatas, karena produk yang kita hasil belum tentu merupakan satu-satunya di dunia. 

4. Safety. Perkembangan perusahaan dan industri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negatif terhadap keselamatan dan kesehatan pekerjanya seperti industri bahan kimia. Hal tersebut dapat berpengaruh pada meningkatnya biaya pekerja dan berpengaruh pada citra. Sejalan dengan hal ini maka industri-industri yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerja nya agar dapat menurunkan dampak. 

5. People. Layanan kita terhadap permintaan-permintaan pelanggan dengan respon yang cepat. Semua orang berharap dilayani dengan cepat agar kebutuhannya dapat dipenuhi dengan segera dan keluhan-keluhannya dapat ditangani dengan segera. Sumber : https://bangazul.com/strategi-pasar-global-atau-global-market-strategy/

Sumber Pustaka

Vini Anggalia, Rossa, 2020. " Modul Pembelajaran SMA Prakarya dan Kewirausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK Kelas 12". Jakarta : Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN


Selasa, 05 Januari 2021

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Berbentuk Sekolah Menengah Atas Untuk Kondisi Khusus.

Berikut ini adalah Kompentensi Inti & Kompetensi Dasar pelajaran pada kurikulum 2013 Kondisi Khusus, sebagaimana kita ketahui bahwa Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pembukuan (Kabalitbang) menerbitkan Keputusan Kabalitbang Nomor 018/H/KR/2020.

Keputusan Kabalitbang tersebut tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan  Dasar, dan Pendidikan Menengah Berbentuk Sekolah Menengah Atas Untuk Kondisi Khusus.

Keputusan Kabalitbang tentang KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 untuk kondisi khusus ini untuk melaksanakan kebijakan mengenai kurikulum terkait kompetensi yang dibutuhkan siswa yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini. Untuk mengunduh lampiran KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 untuk kondisi khusus bapak ibu dapat mengunduh melalui link berikut ini.


SD-MI
Kelas 1 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/Rd5rNGQQSZWzNNW
Kelas 2 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/6E8Mx6k2jF9tb9c
Kelas 3 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/teLK3WemPRzmx8Y
Kelas 4 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/3tJsHF39xRQsK9R
Kelas 5 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/tEjKLypSGybQW9c
Kelas 6 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/gtHSpwGXcsxxswz

SMP-MTS
Kelas 7 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/wCEtCHBBLDYoxz8
Kelas 8 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/d4Y7PwKwRoXtadB
Kelas 9 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/gTYD9cK49ND5Sic

SMA-SMK-MA-MAK
Kelas 10 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/6JTP3ZqjX5Rk6F7
Kelas 11 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/Zn5eykKJnRxB9Gr
Kelas 12 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/Srb8mZTTzHAmdG9

SDLB
Kelas 1 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/bPAbNDaZGwo6G5H
Kelas 2 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/Dyii7GTBnRNzTEX
Kelas 3 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/bLdPn6P5krTZ26c
Kelas 4 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/Dty3oSLDFxmENMB
Kelas 5 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/8XFqZNbNfJsZegD
Kelas 6 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/qaYFqTkoCjGrrjG

SMPLB
Kelas 7 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/5py7ABrZ77oQCP7
Kelas 8 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/pGeREPJzobLaGSf
Kelas 9 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/3percrj3oq6wZQc

SMALB
Kelas 10 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/CinfW9JQ7469n2N
Kelas 11 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/NeppiByPZ3aDFqM
Kelas 12 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/oB2SjZr3LiCPBJ8

VOKASI
Kelas 10
https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/69GscKjj5DzSzkP?path=%2FVOKASI%2FKelas%20X
Kelas 11
https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/69GscKjj5DzSzkP?path=%2FVOKASI%2FKelas%20XI
Kelas 12
https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/69GscKjj5DzSzkP?path=%2FVOKASI%2FKelas%20XII

Senin, 30 November 2020

EVALUASI TEMA 5 SUBTEMA1 PEMBELAJARAN 2 (PPKN dan Matematika)

Waktu Pengerjaan: 18:00 menit!

Selasa, 24 November 2020

Rangkuman KD. 3.1 Kerajinan

Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang 
berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan 
tangan).
Kerajinan Dengan Memanfaatkan Bahan dari Limbah Berbentuk Bangun Datar:
1. Kerajinan dari Limbah Kulit Jagung
2. Kerajinan dari Limbah Daun Pelepah Pisang
3. Kerajinan dari Limbah Kertas
4. Kerajinan dari Limbah Kardus
5. Kerajinan dari Limbah Sisik Ikan
6. Kerajinan dari Pecahan Keramik

Contoh hasil limbah berbentuk bangun datar yang dapat dimanfaatkan untuk 
kerajinan, dilihat dari kondisi wilayahnya. Antara lain:
1. Daerah pesisir pantai atau laut
2. Daerah pegunungan
3. Daerah Pertanian
4. Daerah perkotaan

Beberapa hal-hal yang harus diperhatikan dalam menciptakan produk kreatif:
1. Ide dalam pembuatan produk kerajinan yang diminati konsumen
2. Ide dalam pembuatan produk kerajinan yang dapat memenangkan persaingan
3. Ide dalam pembuatan dan pendayagunaan sumber-sumber produk kerajinan
4. Ide yang dapat mencegah kebosanan konsumen di dalam penggunaan produk 
kerajinan.

soal evaluasi untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar 3.1

Berikut ini adalah soal evaluasi untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar 3.1 untuk kelas 12 materi Usaha Kerajinan Berdasarkan Pada Kebutuhan Dan Keinginan Lingkungan Sekitar/Pasar Lokal Prakarya dan Kewirausahaan .Silahkan kalian kerjakan soal di bawah ini dengan teliti dan jangan lupa isikan nama lengkap dan kelas. Jika sudh mengisi identitas silahkan kalian klik next untuk melanjutkan mengerjakan soal.
Waktu Pengerjaan: 30:00 menit!

Selasa, 17 November 2020

Produk Kendali Otomatis


Produk elektronika kendali otomatis, hampir semua terdapat pada produk rumah tangga. Salah satu bentuk penerapannya adalah pada lampu otomatis yang bekerja dengan menggunakan sensor. Lampu akan bekerja atau menyala ketika sensor menangkap pergerakan dan akan mati ketika beberapa waktu tidak ada gerakan dalam ruangan tersebut. Lampu dapat menyala atau tidak secara otomatis tergantung jenis sensor yang bekerja, karena perubahan suhu, perubahan cahaya atau adanya suara, sebagai contoh pada penerangan lampu rias, lampu dalam almari, lampu pada ruang tamu, kamar mandi, atau pada gudang dimana penggunaan lampu tersebut bila diperlukan saja. Jenis lain dari sensor cahaya diantaranya sel fotovoltaik, fotodioda, fototransistor, fotokonduktor, inframerah. Sensor dalam perkembangan kebutuhan banyak diaplikasikan dalam bidang jasa layanan, transportasi, komunikasi, industri kimia. Sensor pada alat yang digunakan dalam proses pembelajaran seperti ditunjukkan pada Gambar 2.8:



Proses produksi pada industri dapat dibantu dengan robot. Robot merupakan mesin hasil rakitan manusia dan dapat  bekerja tanpa lelah membantu pekerjaan manusia yang bersifat nonstop, penjelajah lingkungan yang berbahaya misalnya untuk penelitian, membantu untuk proses produksi di industri, transportasi, kesehatan. Kendali pada robot dapat secara otomatis dan teleoperasi. Kendali otomatis robot dapat bergerak berdasarkan perintah-perintah yang telah deprogram pengendalinya yang dilengkapi dengan sensor dan semua input yang diterima oleh sensor, memberikan data untuk diproses lebih lanjut oleh mikrokontroler.


Sumber Pustaka

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK kelas 12
.-- . EdisiRevisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

 


Contoh Komponen biaya dalam satu proses produksi (3 bulan)

 Komponen biaya dalam satu proses produksi (3 bulan)

a. Biaya Investasi

1) Sewa tanah per tahun 400 m2                                               Rp 300.000,00

2) Alat spray aerator                                                                  Rp 3.000.000,00

3) Ember perendaman                                                               Rp 200.000,00

4) Keranjang pengendapan                                                       Rp 100.000,00

 Total investasi                                                                          Rp 3.600.000,00

 

b. Biaya Variabel

1) Daun nila 300 kg @ Rp 1000,00                                         Rp 300.000,00

2) Tenaga kerja 6 HOK @Rp 50.000,00                                 Rp 300.000,00

3) Kapur tohor 9 kg @ Rp1000,00                                          Rp 9.000,00

 Total biaya tidak tetap/variabel                                              Rp 609.000,00

 

c. Biaya Penyusutan

1) Sewa Lahan                                                                        Rp. 75.000,00

2) Penyusutan Spray Aerator                                                  Rp 250.000,00

5) Penyusutan ember                                                              Rp. 50.000,00

3) Penyusutan keranjang perendaman                                   Rp   25.000,00

 Total biaya tetap                                                                    Rp   400.000,00

 

d. Biaya Produksi

1) Biaya tidak tetap/variable cost                                           Rp 609.000,00

2) Biaya sewa dan penyusutan                                               Rp 400.000,00

 Total biaya produksi                                                              Rp1.009.000,00

 

e. Produksi Zat warna alam indigo

Pasta 50 kg @Rp 40.000,00                                                   Rp 2.000.000,00

Total pendapatan                                                                     Rp 2.000.000,00

f, Keuntungan

Keuntungan = Total penghasilan – Biaya produksi

= Rp 2.000.000,00 – Rp. 1.009.000,00

= Rp 991.000,00



Sumber Pustaka

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK kelas 11
.-- . EdisiRevisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

 


Selasa, 10 November 2020

Perhitungan Titik Impas (Break Event Point) Usaha

 


 


1. Pengertian dan Manfaat Titik Impas (Break Event Point) Usaha 

Break Even Point (BEP) adalah suatu keadaan dimana perusahaan dalam operasinya tidak memperoleh laba dan juga tidak menderita kerugian atau dengan kata lain total biaya sama dengan total penjualan sehingga tidak ada laba dan tidak ada rugi.

 

Manfaat dari Break Even Point (BEP) sebagai berikut.

a. Alat perencanaan untuk menghasilkan laba.

b. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan

    kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.

c. Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan.

d. Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti.

 

 

2. Komponen Perhitungan Titik Impas (Break Even Point) Usaha 

 

Break Event Point memerlukan komponen penghitungan dasar berikut ini.

a. Fixed Cost. Komponen ini merupakan biaya yang tetap atau konstan jika adanya tindakan

    produksi atau meskipun perusahaan tidak berproduksi.

    Contoh biaya ini yaitu biaya tenaga kerja, biaya penyusutan mesin, dan lainlain.

b. Variabel Cost. Komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari

     tindakan volume produksinya. Jika produksi  yang direncanakan meningkat, berarti variable

      cost pasti akan meningkat. Contoh biaya ini yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, dll.

c. Selling Price. Komponen ini adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi


Sumber Pustaka

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK kelas 11
.-- . Edisi
Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.



Produk Pembangkit Energi Listrik Teknologi Mikrohidro

 

Teknologi Terapan Produk Pembangkit Energi Listrik

 

Potensi air di masyarakat daerah pedesaan cukup tinggi untuk dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam pembangkitan energi listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air sebagai sumber energi dalam menghasilkan energi listrik. Ketersediaan air sebagai sumber tenaga dijaga kontinuitas guna keberlangsungan pembangkit listrik menggunakan tenaga air. Mikrohidro sebagai bentuk penggolongan daya yang dibangkitkan atau kapasitas pembangkit, yaitu 5 kW sampai 100 kW.

 


Perlengkapan yang mendukung Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro antara lain : (1) saluran pengambilan air (intake) dengan bendungan (weir) yang dilengkapi perangkap sampah, (2) saluran pembawa (headrace) yang membawa air dari intake menuju bak pengendapan, (3) bak pengendap (forebay) mengendapkan tanah yang terbawa aliran air dengan tujuan menjaga masuknya lumpur pada pipa pesat, (4) pipa pesat (penstock) pipa yang membawa air dan mempertahankan tekanan air jatuh ke arah turbin, (5) rumah pembangkit (power house) melindungi peralatan mekanik dan elektrik pembangkitan yang terdiri dari turbin, generator dan panel pengendali, (6) panel pengendali yang mengatur penyaluran energi listrik hasil pembangkitan generator, (7) jaringan kabel listrik yang menyalurkan dari rumah pembangkit ke pengguna.



 Sumber Pustaka

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK kelas 12.-- . Edisi

Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

Rabu, 04 November 2020

Perencanaan Usaha Produk Teknologi Transportasi dan Logistik

Perencanaan Usaha Produk Teknologi Transportasi dan Logistik Transportasi barang jarak dekat merupakan kegiatan sehari-hari yang kita alami dan terjadi di sekitar kita. Karena jaraknya yang dekat, seringkali permasalahan yang dialami pada kegiatan transportasi tersebut luput dari perhatian. Permasalahan transportasi jarak dekat dapat ditemukan jika kita berpikir kritis dan teliti mengamati.



Kebutuhan logistik adalah sebuah  kelanjutan dari kegiatan produksi. Kegiatan panen, misalnya, membutuhkan kegiatan logistik. Logistik pascapanen dibutuhkan untuk memindahkan produk hasil panen ke tempat penyimpanan, menyimpan produk hasil panen dan mengirim produk kepada konsumen. Transportasi dan penyimpanan produk hasil panen harus dapat menjaga kualitas produk tetap baik hingga diterima oleh konsumen.

Tugas mandiri !

• Amati salah satu kegiatan produksi atau kegiatan pengadaan barang di lingkungan kalian. Apakah kegiatan produksi dan pengadaan tersebut sudah memanfaatkan logistik?

• Catat barang apa yang dipindahkan dan disimpan, karakter barang, berapa jumlah barang, tempat asal dan tujuan perpindahan, tempat dan cara penyimpanan serta keterangan lain.

 Tugas tersebut tuangkan dalam tabel di bawah ini !




Sumber Pustaka :

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SMA Kelas 10.-- . Edisi

Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

Selasa, 03 November 2020

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan sebuah perencanaan Usaha

 

Perencanaan usaha pada umumnya memuat pokok pokok pikiran sebagai berikut:

 


Sumber Foto : peluangusahaterkini.com

a. Nama perusahaan

Pemilihan nama perusahaan harus dipikir baik-baik karena berdampak jangka panjang. Pemberian nama harus berorientasi ke depan, tidak hanya pada faktor-faktor yang kekinian.

 

b. Lokasi

Lokasi terbagi atas lokasi perusahaan, lokasi pertokoan,dan lokasi pabrik/industri. Ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan lokasi yaitu :

1) Backward linkage atau disebut pertalian ke belakang, yaitu bagaimana sumber daya (resources) yang akan digunakan. Termasuk dalam hal ini adalah bahan baku,tenaga kerja, suasana, dan kondisi masyarakat setempat.

2) Forward linkage atau disebut pertalian ke depan, yaitu daerah pemasaran hasil produksi. Apakah tersedia konsumen yang cukup untuk menyerap hasil produksi.

 

c. Komoditi yang diusahakan

Pemilihan komoditi yang akan diusahakan dapat mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

1) Membanjirnya permintaan masyarakat terhadap jenis-jenis hasil usaha tertentu, baik berupa barang-barang ataupun jasa.

2) Teridentifikasinya kebutuhan tersembunyi masyarakat akan barang barang atau jasa tertentu.

 

d. Konsumen yang dituju

Prospek konsumen ini didasarkan atas bentuk usaha dan jenis usahanya. Jika jenis usaha yang dijalankan berbentuk industri tentu jangkauan konsumen  yang dituju lebih jauh dibandingkan dengan usaha bentuk pertokoan.

 

e. Pasar tujuan

Sebuah perusahaan yang mulai memasuki pasar akan menempatkan perusahaannya sebagai pemimpin pasar (market leader), penantang pasar (market challenger), pengikut pasar (market follower), atau perelung pasar (market nicher). Penguasaan pasar dalam arti menyebarluaskan produk merupakan faktor menentukan dalam pengembangan usaha. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

 

f. Partner yang diajak kerjasama

Partnership adalah suatu asosiasi atau persekutuan dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu usaha mencari keuntungan. Walaupun persekutuan ini banyak dilakukan dalam bidang usaha yang mencari laba, tetapi ada juga persekutuan yang dibentuk tidak untuk mencari laba. Bentuk partnership dapat mengatasi beberapa kelemahan yang terdapat pada bentuk usaha

perseorangan.

 

g. Personil yang dipercaya untuk menjalankan perusahaan

Pilihlah seseorang untuk menjalankan perusahaan karena kejujurannya.

 

h. Jumlah modal yang diharapkan dan yang tersedia

Pada umumnya pengusaha pemula pada saat akan mendirikan usaha, jumlah modal yang tersedia sangat minim. Modal utama adalah semangat dan kejujuran. Jika modal yang dimiliki pengusaha sangat terbatas, maka dapat dilakukan kerja sama dengan partner, yang masing-masing menyetorkan modalnya. Semua sumber dan kemampuan pengumpulan modal ini harus

ditulis.

 

i. Peralatan perusahaan yang perlu disediakan

Peralatan yang perlu disediakan adalah sesuai dengan kepentingan usaha. Peralatan usaha pertokoan, akan berbeda dengan usaha kerajinan dan industri. Untuk pertama kali membuka usaha, pikirkan peralatan yang sangat diperlukan. Peralatan yang tidak begitu diperlukan peggunaannya sebaiknya tidak dibeli terlebih dahulu, sebab akan mengganggu uang kas. Ada dua hal yang dipertimbangkan dalam menyediakan peralatan yaitu ekonomis dan

prestise.

 

j. Penyebaran promosi

Sebagai suatu usaha baru, tentu belum dikenal oleh masyarakat. Oleh sebab itu, harus direncanakan apakah usaha ini perlu diperkenalkan/ dipromosikan atau tidak. Jika akan dipromosikan harus direncanakan bentuk promosi, tempat/media mempromosikan, keunggulan apa yang akan ditunjukkan.



Sumber Pustaka :

Prakarya dan Kewirausahaan / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi

Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.